Kemeriahan Liga Champion 2014

Real Madrid akan bertemu rival satu kota Atletico Madrid di final Liga Champions, Sabtu 24 Mei mendatang. Sejak Liga Champions pertama kali digelar tahun 1956, baru kali ini ada dua tim yang berasal dari satu kota bertemu di partai final.

Champions-League-Final1

Madrid sangat berambisi meraih kemenangan dalam laga yang akan digelar di Lisbon, Portugal itu. Para punggawa “Los Blancos” ingin mengangkat trofi Liga Champions yang kesepuluh atau La Decima.
Menurut catatan BengkelBola.net sebagai Agen Judi Bola Terpercaya, sebelum final di musim ini, Madrid adalah klub tersukses di ajang Piala/Liga Champions ini. Seperti dikutip dari situs resmi klub, Selasa (20/5/2014), tercatat sudah 12 kali Madrid masuk ke partai final kompetisi tersebut.
Hasilnya, sembilan kali jadi juara, yakni pada tahun 1956, 1957, 1958, 1959, 1960, 1966, 1998, 2000 dan 2002, dan tiga kali menjadi runner-up yakni pada tahun 1962, 1964 dan 1981. Kini Madrid tentu bakal berharap penampilan ke-13 mereka di partai final mampu berbuah La Decima di musim ini.

Dalam sejarah keikutsertaannya di Liga Champions, di final nanti Madrid ingin mempertahankan catatan gol yang telah berhasil diraih dalam 12 pertandingan sebelumnya, dimana mereka mencatat rata-rata 2,5 gol dalam setiap laga. Total, Madrid sudah mencetak 30 gol dalam 12 final Piala/Liga Champions.

Dari 11 partai final, “Los Blancos” selalu berhasil mencetak gol ke gawang rival. Jumlah gol terbesar dalam pertandingan final yang pernah dicatat Madrid adalah pada musim kompetisi 1959/1960, ketika memenangkan Liga Champions kelima setelah mengalahkan Eintracht Frankfurt dengan skor 7-3.
Dengan Inter, Mourinho juga kalah dari Werder Bremen dengan skor 1-2 dalam fase grup tahun 2008/2009. Pada era pertama di Chelsea, Mourinho kalah 2-3 dari Bayern di leg kedua perempat final musim 2004/2005 judi bola online indonesia dan di fase grup musim 2006/ 2007 dari Bremen dengan skor 0-1.

Tak hanya itu, kemenangan atas Schalke juga menjadi kemenangan pertama untuk Mourinho di Tanah Jerman selama karir kepelatihannya. Sebelumnya dalam enam lawatan dengan Chelsea, Inter Milan, dan Real Madrid, Mourinho selalu kalah.

Tak hanya itu, kemenangan atas Schalke juga menjadi kemenangan pertama untuk Mourinho di Tanah Jerman selama karir kepelatihannya. Sebelumnya dalam enam lawatan dengan Chelsea, Inter Milan, dan Real Madrid, Mourinho selalu kalah.

Mourinho musim lalu dengan Madrid dua kali menelan kekalahan dari Borussia Dortmund, 1-2 dan 1-4 di fase grup di Liga Champions dan semifinal leg pertama. Juga dua musim sebelumnya bersama Madrid, MOurinho dikalahkan Bayern Munich dengan skor 2-1.

Mourinho musim lalu dengan Madrid dua kali menelan kekalahan dari Borussia Dortmund, 1-2 dan 1-4 di fase grup di Liga Champions dan semifinal leg pertama. Juga dua musim sebelumnya bersama Madrid, MOurinho dikalahkan Bayern Munich dengan skor 2-1.

Dengan Inter, Mourinho juga kalah dari Werder Bremen dengan skor 1-2 dalam fase grup tahun 2008/2009. Pada era pertama di Chelsea, Mourinho kalah 2-3 dari Bayern di leg kedua perempat final musim 2004/2005 dan di fase grup musim 2006/ 2007 dari Bremen dengan skor 0-1.

[Total: 0    Average: 0/5]

we-chat-agen-judi-bola kakaotalk-agen-judi-bola line-agen-judi-bola skype-agen-judi-bola icon-agen-judi-bola